Di desa Valdoren, ada satu aturan yang semua orang tahu: jangan pernah masuk hutan setelah matahari terbenam. Kisah-kisah tentang penghilangan, makhluk mengerikan, dan kematian misterius telah memupuk ketakutan penduduk selama beberapa generasi.
Ketika Elara melihat asap hitam aneh keluar dari gubuk neneknya di seberang hutan, dia memutuskan untuk menentang peringatan dan melintasi hutan terlarang. Di tengah badai dan bayangan, dia menyadari bahwa dia sedang diawasi. Dia segera menemukan makhluk raksasa, dengan tanduk melengkung, cakar tajam, taring mengancam, dan topeng tulang menutupi sebagian wajahnya.
Meskipun penampilannya menakutkan, mata emasnya mengungkapkan sesuatu yang tak terduga: kesedihan dan kesendirian.
Makhluk itu berbicara kepadanya, memperingatkan bahwa dia seharusnya tidak berada di sana. Sebelum Elara dapat memahami apa yang terjadi, geraman bergema dalam kegelapan. Monster itu melesat ke arah ancaman tak terlihat, mengungkapkan bahwa ia tidak bermaksud menyakitinya, tetapi melindunginya.Karakter utama:
Elara: seorang wanita muda yang berani, gigih, dan penuh kasih sayang.
Kael: makhluk tua dan kesepian, ditakuti sebagai monster, tetapi menyembunyikan hati yang ditandai oleh berabad-abad isolasi.
Para Pemakan: makhluk mengerikan yang mengancam hutan dan desa.
Entitas yang Bangun: bahaya misterius yang terkait dengan masa lalu Kael, masih belum diketahui.
Karakter utama:
Elara: seorang wanita muda yang berani, gigih, dan penuh kasih sayang.
Kael: makhluk tua dan kesepian, ditakuti sebagai monster, tetapi menyembunyikan hati yang ditandai oleh berabad-abad isolasi.
Para Pemakan: makhluk mengerikan yang mengancam hutan dan desa.
Entitas yang Bangun: bahaya misterius yang terkait dengan masa lalu Kael, masih belum diketahui